Tolak Bayar Zakat Bisa Dipidana

Tolak Bayar Zakat Bisa Dipidana

PENGUTIPAN zakat oleh pengumpul zakat di Aceh sebetulnya punya landasan hukum yang kuat. Muzakki, orang, atau badan yang berkewajiban mengeluarkan zakat tidak boleh bermain-main dalam membayar zakat jika yang bersangkutan memenuhi syarat sebagai pembayar zakat.

Menurut Qanun Nomor 10 Tahun 2007 tentang Baitul Mal, pasal 50, seorang muzakki bisa diadili di Mahkamah Syar’iyah jika menolak membayar zakat. “Setiap orang Islam atau badan yang melanggar ketentuan pasal 21 ayat 1, dihukum karena melakukan jarimah ta’zir…,” begitu isi pasal 50 dimaksud.

Hukuman minimal, yakni satu kali nilai zakat yang wajib dibayarkan, sedangkan maksimal dua kali nilai zakat yang wajib dibayarkan. Selain itu, seluruh biaya yang diperlukan untuk audit tersebut juga harus ditanggung oleh yang bersangkutan.

Namun, menurut Kepala Baitul Mal Aceh, aturan tersebut memang belum diterapkan. Butuh sosialisasi yang maksimal untuk membangkitkan kesadaran warga. Lebih dari itu, lembaga pengumpul zakat atau Baitul Mal di provinsi dan kabupaten/kota juga masih harus diperkuat terlebih dahulu untuk meningkatkan kepercayaan publik.(sak)

dapat juga diakses pada http://aceh.tribunnews.com/2015/10/11/tolak-bayar-zakat-bisa-dipidana