Raker Baitul Mal Se-Aceh Memperkuat Fundraising ZIS

Raker Baitul Mal Se-Aceh Memperkuat Fundraising ZIS

Banda Aceh – Baitul Mal Aceh kembali melaksanakan Rapat Kerja tahun 2015 dengan kabupaten/kota se-Aceh. Tahun ini mengangkat tema “Penguatan Fundraising dalam Mengoptimalkan Pendapatan Zakat, Infaq dan Sedekah” di Hotel Mekkah, Senin (19/10).

Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa MA menjelaskan pemilihan tema ini merupakan untuk meningkatkan soasialisasi agar pendapatan zakat di Aceh yang potensinya mencapai 1,3 trilliun cepat terwujud.

“Selama ini yang baru terkumpul sebanyak 192 milliar atau 16 persen dari jumlah potensi, artinya para amil zakat di Aceh masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) sebanyak 74 persen lagi untuk mencapai target,” kata Armiadi dalam sambutannya disela-sela pembukaan.

Armiadi menjelaskan untuk meningkatkan pendapatan zakat sejatinya perlu meyakinkan para muzakki untuk membayar zakat ke Baitul Mal. Amil harus mampu membuat para muzakki tertarik dan mengajak mereka dengan pesan-pesan yang baik.

Selain itu Armiadi mengingatkan kepada Baitul Mal kabupaten/kota harus mampu menawarkan program-program yang menarik, kreatitf dan inovatif. Baitul Mal harus menjadi lembaga profesional, karena muzakki akan percaya kepada lembaga-lembaga yang profesional.

Raker Baitul Mal se-Aceh dibuka oleh Gubernur Aceh dalam hal ini diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Abu Bakar SH. Dalam sambutannya ia mengatakan Baitul Mal seluruh Aceh perlu memperkuat kelembaagaannya agar mampu menampung beban kerja yang cenderung semakin meningkat.

Penguatan ini menurutnya terutama di jajaran manajemen pengelolaan administrasi. Jika diperlukan Baitul Mal menggunakan jasa konsultan untuk memacu dan membantu agar mencapai standar kelembagaan internasional.

“Baitul Mal juga perlu memperkuat singerji dengan lembaga lain untuk pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infaq dan sedekah, misalnya baitul mal dapat bersinerji dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Sosial Biro Keistimewaan Aceh dan lembaga-lembaga lain,” ujar gubernur.

Sedangkan untuk penguatan syiar Islam, Baitul Mal dapat menjalin kerjasama memperkuat kemitraan dengan ulama, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha sehingga upaya membangun peradaban zakat tercapai.

“Untuk itu, dalam Rapat Kerja Baitul Mal Aceh, kita berupaya untuk berbagi hambatan dan tantangan. Sehingga semua permasalahan dapat dicari solusi agar Baitul Mal menjadi garda depan dalam menyelesaikan masalah kemiskinan di Aceh,” imbuhnya.

Raker dilaksanakan selama tiga hari sejak 19-21 Oktober 2015. Raker diisi oleh Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Basnas) Dr Zainulbahar  Noor, SE, Mec Kepala Baitul Mal Aceh Dr Armiadi Musa MA, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Ramli Daud, SH, MM dan Ketua Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) Arif Ramdan.[]

dapat juga dibaca di link berikut ini:

http://aceh.antaranews.com/berita/27132/baitul-mal-se-aceh-perkuat-pengumpulan-zis

http://www.rri.co.id/post/berita/210560/ekonomi/baitul_mal_aceh_diharap_perkuat_kelembagaan.html

http://klikkabar.com/2015/10/19/raker-baitul-mal-se-aceh-memperkuat-fundraising-zakat-infak-dan-sedekah/