BMA Berikan Penghargaan 2,5 Milyar Untuk 300 Penghapal Al-Quran

BMA Berikan Penghargaan 2,5 Milyar Untuk 300 Penghapal Al-Quran

Banda Aceh – Baitul Mal Aceh (BMA) secara simbolis menyerahkan ikramiah atau penghargaan kepada 300 orang penghafal Al-Quran kategori 10 sampai 30 juz, Kamis (31/12/2015) di Anjong Mon Mata. Total anggaran penghargaan ini sebesar Rp 2,5 miliar.

Proses penyerahan Ikramiah atau penghargaan ini dipimpin oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah. Pada kesempatan itu gubernur menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Agus Rizal (30 Juz), Zubirani (20 Juz) dan M Mufid Al-Izza (10 Juz).

“Pemberian penghargaan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat menghafal serta melestarikan budaya hafal Al-Qur’an di dalam masyarakat, dan mensukseskan program Dinul Islam di Aceh sebagai landasan guna menegakkan Syariat Islam yang kaffah di Bumi Serambi Mekah,” kata Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

Kepala BMA sekaligus penanggungjawab kegiatan, DR. H. Armiadi Musa, MA, mengatakan sebelumnya, tim seleksi Baitul Mal Aceh menerima 600 orang pendaftaran dari hafidz/hafidzah Aceh yang bukan hanya berasal dari Aceh tetapi ada pula peserta dari Bogor dan Kuala Lumpur yang sedang bersekolah disana.

“Untuk mempermudah proses seleksi, panitia seleksi hafidz/hafidzah dibagi dalam lima wilayah, yaitu Banda Aceh, Aceh Barat, Subulussalam, Aceh Tengah dan Kota Lhokseumawe”, ujarnya.

Armiadi juga menambahkan dari 600 pendaftar, panitia akhirnya menetapkan 300 hafidz/hafidzah berhak mendapatkan Ikramiah atau penghargaan, yang terbagi atas tiga kategori dan klasifikasi umur, yaitu 30 Juz dengan maksimal berusia 25 tahun sebanyak 50 Hafidz, 20 Juz maksimal berusia 20 tahun sebanyak 100 Hafidz dan 10 Juz maksimal berusia 15 tahun sebanyak 150 orang. Para Hafidz dan Hafidzah di masing-masing kategori akan mendapatkan Ikramiah sebesar Rp15 juta (30 Juz), Rp10 juta (20 Juz) dan Rp5 juta (10 Juz).

“Semoga ditahun depan kegiatan ini akan terus dilakukan dan akan ditingkatkan lagi jumlah penerima beserta penghargaan yang diberikan”, harapnya.