Sosialisasi Zakat Melalui Film Eumpang Breuh

Sosialisasi Zakat Melalui Film Eumpang Breuh

Banda Aceh –  Yang kedua kalinya Baitul Mal Aceh, Bank Aceh dan Dhien Keramik Production berkerjasama menyosialisasikan zakat melalui Film Eumpang Breuh. Film Aceh yang berdurasi kurang lebih satu jam ini berisi pesan-pesan zakat.

Film ini mengajak para muzakki untuk berzakat melalui amil. Sebagaimana Allah telah berfirman di dalam surah at-Taubah, ayat 104 yang bermaksud: “Ambillah zakat dari sebahagian harta-harta mereka, yang dengan zakat itu membersihkan mereka dan mensucikan mereka”.

Perkataan ‘ambillah’ dalam ayat di atas merujuk kepada suatu perintah Allah terhadap pengurusan zakat yang sudah semestinya melibatkan kemampuan oleh satu pihak yang berkuasa untuk ‘mengambilnya’, iaitu pihak pemerintah. Ayat ini juga adalah sebagai dalil bahwa pihak pemerintah atau kerajaan berhak menuntut dan memungut zakat.

“Maka tidak dibenarkan menyalurkan zakat sendiri, harus melalui amil yang diangkat oleh pemerintah, kalau di gampong, ada amil gampong,”ujar Kepala Baitul Mal Aceh Dr H Armiadi Musa MA.

Lokasi syuting dilakukan di beberapa tempat di Aceh Besar dan Banda Aceh, salah satunya di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Jeulingke. Pada sesi ini, dimana para pemeran Eumpang Breuh menghadiri pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam yang diisi Kepala Baitul Mal Aceh tentang zakat.

Hadir dalam pengajian tersebut Tgk Haji Uma, Bang Him Morning, Mando Gapi, Pak Salam Pasar Pagi, Aduen Jelah dan beberapa jamaah lainnya. Disini Kepala Baitul Mal Aceh menjelaskan tidak boleh seorang muzakki menyalurkan zakatnya sendiri, tapi melalui amil. Namun tiba-tiba diinterupsi oleh Mando Gapi dengan mengadukan bahwa Pak Salam selama ini membayar gaji pegawainnya dengan hak zakat.

“Bek ile Mando, gohlom wateu teumanyong, nesaba ile, malei teuh (Jangan dulu Mando, belum waktunya bertanya, sabar dulu, malu kita),” kata Tgk Haji Uma membentak Mando yang lancang memotong pemaparan ustad.

Saat sesi tanya jawab, barulah Mando Gapi dan Bang Him morning menanyakan, salah satu pertanyaan yang lontarkan Bang Him Morning adalah jika harta qarun haruskah membayar zakat? Jawaban atas perntanyaan Bang Him Morning ialah harta qarun yang ditermukan wajib dibayar zakat sebanyak 20 persen, atau 1/5 dari barang temuan tersebut.

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu” (QS. Al Baqarah: 267).

Pada syuting sesi terakhir tak kalah kocak ketika Aduen Jelah yang tidak tahu bahwa pengajian sudah hampir selesai, ia masih bertanya kapan dimulai pengajiannya. Film ini akan dirilis pada bulan maret 2016. NANTIKAN!!![]