Pimpinan BMA Ikut Berduka atas Meninggalnya Abu Daud Zamzami

Pimpinan BMA Ikut Berduka atas Meninggalnya Abu Daud Zamzami

Keluarga Besar Baitul Mal Aceh ikut berduka atas meninggalnya Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H M Daud Zamzami atau yang dikenal dengan Abu Daud Zamzami.

Almarhum mengembus napas terakhir hari ini pukul 09.45 WIB di kediamannya, Komplek Dayah Riyadhus Shalihin Gampong Lam Ateuk Anggok Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, Selasa (16/3).

Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Prof Nazaruddin A Wahid MA mengatakan Abu Daud Zamzami yang juga Pimpinan Dayah Riyadhussalihin itu bagaikan lampu penerang bagi umat di tengah kegelapan. Aceh kembali kehilangan putra terbaiknya yang selama ini telah mengabdi dan membimbing masyarakat ke jalan yang benar.

“Baitul Mal Aceh turut berduka atas berpulangnya seorang guru dan panutan kita semua, Abu Daud Zamzami. Semoga Allah mengampuni dosanya, merahmati, memaafkan, dan menjadikan surga sebagai tempatnya kembali. Aamiiin,” kata Prof Nazaruddin.

Ia menambahkan kematian itu sesuatu yang nyata dan semua akan merasakannya. Hanya tinggal menunggu waktu saja. “Kematian merupakan suatu keniscayaan dalam kehidupan ini. Oleh karena itu mari gunakan kesempatan ketika masih hidup untuk mengerjakan perintah dan meninggalkan larangan-Nya. Semoga di akhir hidup kita akan mendapatkan khusnul khatimah,” jelas Prof Nazaruddin.

Seperti diketahui Tgk HM Daud Zamzami merupakan Ketua MPU Aceh Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa bakti 2017-2022, menggantikan Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA yang wafat pada 12 Desember 2019.

Sebelumnya almarhum juga pernah menjadi Pimpinan PB Inshafuddin 1960-1994, Ketua DPD PERTI Aceh, Anggota DPRD Aceh 1982 – 1992 dan Anggota MPR – RI asal Aceh periode 1995 – 2000. [murdani]