Rakornas Zakat, BMA Laporkan Pengumpulan Zakat Rp207,49 Miliar

Rakornas Zakat, BMA Laporkan Pengumpulan Zakat Rp207,49 Miliar

Banda Aceh – Pimpinan Baitul Mal Aceh ikut serta dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat yang dilaksanakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) 2021 di Hotel Grang Marcure Harmoni, Jakarta, mulai 4-6 April 2021. Dari Baitul Mal Aceh diwakili Angggota Badan BMA, Mohammad Haikal, ST, MIFP dan Tenaga Profesional, Bobby Novrizan.

Kegiatan yang mengangkat tema “Menjadi Lembaga Utama Menyejahterakan Umat” itu dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin. Rakornas Zakat 2021 itu dihadiri 25 peserta dari Baznas pusat, 130 Pimpinan Baznas provinsi se-Indonesia.

Ada pun yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut adalah para pejabat negara, di antaranya Menko PMK, Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Menteri Agama, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur BI, Ketua dan Pimpinan Komisi VIII DPR.

“Rakornas Zakat 2021 itu dibagi dalam beberapa sesi, yaitu sesi panel, laporan Baznas Provinsi se Indonesia dan arahan-arahan,” kata Mohammad Haikal.

Mohammad Haikal menambahkan dalam sesi laporan Baznas Provinsi se-Indonesia, ia melaporkan beberapa hal tentang BMA, di antaranya jabatan pimpinan Badan BMA menjadi lima orang, pencapaian penghimpunan zakat saja di seluruh Aceh mencapai 207,49 M dan untuk Baitul Mal tingkat provinsi sebesar Rp57,5 M.

Selanjutnya dalam laporan yang disampaikan selama 5 menit itu ia juga meminta dukungan Baznas pusat untuk membantu sumber zakat selain ASN, yaitu dari perusahaan nasional, BUMN, Perbankan, dan lainnya.

“Selain itu adanya sinergi Baznas Pusat untuk membantu program ekonomi dalam mengentaskan rentenir dengan membentuk lembaga keuangan syariah untuk pemodalan sehingga dapat mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Saat ini BMA mempunyai program untuk mengintegrasikan zakat dan wakaf sebagai sumber ekonomi produktif. Terakhir sertifikasi amil untuk standarisasi kecakapan dan pemberian layanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu Ketua Baznas, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengatakan Rakornas Zakat 2021 diselenggarakan dengan tujuan mendorong penguatan kelembagaan Baznas sebagai pengelola zakat nasional. Meningkatkan koordinasi dan melakukan evaluasi kinerja organisasi pengelola zakat, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan  profesionalisme pengelolaan zakat serta mensosialisasikan strategi dan proses digitalisasi pengelolaan zakat.

“Selain itu juga untuk mengakselerasi perwujudan visi dan misi Baznas, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat, menguatkan peran Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan, baik material maupun spiritual. Kita berharap tujuan ini bisa mengantarkan Baznas menjadi ‘Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat’,” pungkas KH Noor Achmad.

[Murdani]