Bank Aceh Tunaikan Zakat Rp700 Juta melalui BMA

Bank Aceh Tunaikan Zakat Rp700 Juta melalui BMA

Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah menunaikan zakat karyawannya melalui Baitul Mal Aceh (BMA) sebesar Rp700 juta.

Penyerahan zakat tersebut diserahkan langsung Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman yang diterima Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Prof Dr Nazaruddin AW, MA di kantor pusat Bank Aceh Syariah, Batoh, Rabu (05/05/201).

Ikut didampingi oleh Direktur Operasional Lazuardi, Direktur Dana dan Jasa Amal Hasan, Direktur Bisnis Bob Rinaldi, Direktur Kepatuhan Yusmaldiansyah dan para pemimpin divisi. Sedangkan dari Baitul Mal Aceh turut dihadiri oleh Anggota Badan Khairina dan Kepala Sekretariat, Rahmad Raden.

Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Prof Dr Nazaruddin AW, MA dalam sambutannya mengatakan saat ini sesuai dengan Keputusan Dewan Pertimbangan Syariah, nisab zakat penghasilan (profesi) naik menjadi Rp6.900.000 dari sebelumnya Rp5.500.000. Hal tersebut berpotensi adanya penurunan muzaki zakat di tahun berjalan.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut saat ini BMA sedang giat-giatnya melakukan sosialisasi zakat ke berbagai lembaga vertikal dan juga pengusaha-pengusaha di Aceh dan luar Aceh. Selain itu juga berharap zakat sebagai pengurang pajak dapat segera diterapkan di Aceh,” kata Prof Nazaruddin.

Prof Nazaruddin menambahkan, di tahun 2021 ini BMA akan menyalurkan zakat sekitar Rp122 miliar. “Saat ini BMA sedang menyantuni sekitar 31 ribu lebih mustahik tetap untuk beberapa program, di antaranya santunan bulanan fakir uzur, bantuan beasiswa se-Aceh. Selain itu juga untuk bantuan insidentil dan program-program lainnya. Dengan demikian perolehan zakat akan mempengaruhi keberlangsungan dari program-program tersebut,” kata Prof Nazaruddin.

Pada kesempatan tersebut Prof Nazaruddin juga mengucapkan terima kasih yang mendalam dan juga penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh muzaki di Bank Aceh Syariah yang setiap tahunnya membayar zakat ke Baitul Mal Aceh. Dan ia berharap tahun depan akan meningkat lagi jumlah zakat yang disetorkan ke BMA.

Sementara itu Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman dalam sambutannya mengatakan bank yang dipimpinnya itu akan terus meningkatkan layanannya. Nasabah nantinya yang ingin menyetorkan zakat tidak perlu cash lagi tetapi cukup apakah via mobile bankingnya Bank Aceh, action, ATM atau produk lainnya dari Bank Aceh.

“Fasilitas dari Bank Aceh akan terus kita tingkatkan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar zakat. Dan kalau ini terwujud mudah-mudahan keberkahan itu akan mengalir terus kepada kita,” kata Haizir Sulaiman.

Sinergisitas BMA dan Bank Aceh Syariah diharapkan dapat memudahkan masyarakat membayar zakat dan jumlah perolehan zakat dapat meningkat.

[murdani]