Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, ASN di Baitul Mal Aceh Jalani Vaksinasi Massal

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, ASN di Baitul Mal Aceh Jalani Vaksinasi Massal

Banda Aceh-Sebanyak 60 ASN (PNS dan Non-PNS) di Baitul Mal Aceh antusias menjalani vaksinasi massal Covid-19, Selasa (08/06/21) kemarin. Vaksinasi yang berlangsung di gedung Banda Aceh Convention Hall, Kota Baru, tersebut merupakan inisiasi pemerintah Aceh untuk memutus mata rantai penularan Virus Corona di provinsi Aceh.

“Pandemi ini tidak akan usai hanya dengan do’a. Karena itu, kita sahuti dengan antusias arahan Pemerintah Aceh untuk ikut vaksinasi massal ini, sebagai salah satu ikhtiar mengakhiri pandemi,” sebut Kepala Sekretariat (Kasek) Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden di sela-sela kegiatan vaksinasi.

Menurutnya, vaksinasi sangat penting untuk dijalani oleh seluruh ASN, terutama bagi mereka yang intensitas interaksi publiknya sangat tinggi seperti para amil di Baitul Mal Aceh.

“Setiap hari kita melayani masyarakat yang datang memohon bantuan ke kantor. Kita juga harus turun ke lapangan untuk verifikasi dan monev langsung ke rumah mustahik. Vaksin adalah ikhtiar kita untuk saling jaga. Semoga kita tak tertular atau menularkan,” jelasnya.

Total ASN di Baitul Mal Aceh sebanyak 111 orang. Empat di antaranya, Kasek dan para Kabag, telah menerima suntikan perdana vaksin Covid-19 pada Rabu (24/03/21) lalu. Sementara, jumlah ASN yang baru menjalani vaksinasi pertama kali di lokasi vaksinasi massal kemarin sebanyak 56 Orang.

“Sisanya sejumlah 51 Orang ditunda menerima vaksin karena alasan kesehatan, kehamilan dan alasan-alasan lain sesuai hasil diagnosa petugas kesehatan di lokasi vaksinasi,” kata Rahmad Raden.

Para ASN yang baru menjalani vaksinasi tahap pertama diimbau untuk kembali mengikuti vaksinasi tahap kedua pada waktu dan tempat sesuai arahan petugas kesehatan. Meski telah mendapat vaksin, para ASN diminta untuk tetap mawas diri mengikuti protokol kesehatan ketika beraktivitas sehari-hari. [rizarahmi]