Santunan Fakir Uzur

  • Share this:

1. Tujuan

a. Memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari bagi masyarakat fakir;

b. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat fakir, yaitu masyarakat yang tidak sanggup lagi berusaha dan tidak memiliki harta.

2. Sasaran

a. Mustahik binaan Baitul Mal Aceh (BMA) di tahun 2021 yang berdomisili di Banda Aceh dan sebagian wilayah Aceh Besar, yaitu Kecamatan Baitussalam, Darussalam, Kuta Baro, Blang Bintang, Darul Imarah, Darul Kamal, Ingin Jaya, Peukan Bada, dan Krueng Barona Jaya yang telah ditunjuk atau bekerja sama dengan Gampong/Desa/BMG/BMK/RSJ Aceh/Dinas Kesehatan Aceh.

b. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan Janda Fakir yang telah ditunjuk atau bekerja sama dengan Gampong/Desa/BMG/BMK/RSJ Aceh/Dinas Kesehatan Aceh.

3. Hasil yang Diharapkan

Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersedianya jaminan bagi pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari bagi masyarakat fakir.

4. Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang tahun mulai dari Januari sampai dengan Desember 2022.

5. Kriteria Mustahik

Kriteria umum mustahik penerima Santunan Bulanan Fakir adalah:

a. Berstatus fakir, yaitu orang yang tidak mempunyai harta (tanah produktif, rumah/toko yang disewakan, emas) dan tidak sanggup lagi berusaha;

b. Berstatus uzur, yaitu berusia 60 (enam puluh) tahun ke atas/memiliki cacat fisik/menderita sakit berat menahun/ODGJ/Janda;

c. Tidak menerima dana pensiun atau tidak memiliki penghasilan tetap;

d. Tidak mendapat bantuan berkelanjutan dari pihak lain dengan jumlah yang sama atau lebih besar dari bantuan BMA di tahun yang bersamaan;

e. Tidak dalam tanggungan keluarga (anak) yang penghasilan perbulannya di atas 1/3 (satu per tiga) nishab zakat atau setara Rp2.300.000 (dua juta tiga ratus ribu rupiah).


Kriteria khusus mustahik penerima Santunan Bulanan Fakir adalah:

a. Mustahik dengan sasaran ODGJ

1) Bukan ODGJ NAPZA;

2) Memiliki orang tua/wali yang mengurus ODGJ tersebut;

3) Bersedia mengelola dana zakat yang akan diterima;

4) Kondisi ODGJ yang akan dibantu adalah:

     - Berstatus kepala keluarga;

     - Menjalani perawatan rutin;

     - Dinyatakan sembuh klinis;

     - Telantar dan tinggal di RSJ Aceh.


b. Mustahik dengan sasaran Janda Fakir

1) Tidak memiliki sumber penghasilan yang baik;

2) Memiliki tanggungan anak yang masih dalam pendidikan/anak yang memiliki keterbatasan.


7. Pendataan, Verifikasi dan Validasi 

a. Kegiatan pendataan untuk mustahik dengan sasaran Lansia Fakir tidak lagi dilakukan dan hanya melanjutkan mustahik binaan BMA pada tahun sebelumnya;

b. Tim Pelaksana Kegiatan melakukan pendataan dan verifikasi calon mustahik penerima bantuan dengan sasaran ODGJ dan Janda Fakir pada tahun berjalan;

c. Kegiatan pendataan mustahik dengan sasaran ODGJ dapat dilakukan melalui kerja sama dengan BMG/BMK/RSJ Aceh/Dinas Kesehatan Aceh/permohonan langsung mustahik ke BMA;

d. Kegiatan pendataan mustahik dengan sasaran Janda Fakir dilakukan melalui permohonan langsung mustahik ke BMA melalui layanan mustahik BMA;

e. Kegiatan verifikasi dapat dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan untuk mengumpulkan informasi melalui wawancara atau kunjungan lapangan dan melihat kesesuaian dengan kriteria yang ditetapkan;

f. Kegiatan validasi bulanan terhadap mustahik binaan BMA dengan sasaran Lansia Fakir dilaksanakan oleh Amil Relawan Fakir Uzur untuk memastikan bahwa mustahik masih dalam keadaan memenuhi syarat sebagai penerima bantuan (tidak ada keterangan meninggal dunia atau tidak dalam keadaan lain yang bertentangan dengan kriteria mustahik fakir uzur);

g. Apabila ditemukan mustahik penerima bantuan yang tidak lagi sesuai dengan kriteria, maka mustahik tersebut dapat dikeluarkan dari daftar penerima bantuan pada bulan berjalan;

h. Tim Pelaksana Kegiatan mempersiapkan dan menyerahkan Daftar Hasil Verifikasi/Validasi (DHV) kepada Kepala Sekretariat BMA melalui Kepala Bagian Pemberdayaan.