Bantuan Dana Insidentil

  • Share this:

1. Tujuan

a. Membantu memenuhi kebutuhan pokok dan mendesak bagi para mustahik;

b. Meringankan beban ekonomi dari keluarga kurang mampu;

c. Meringankan beban mahasiswa/pelajar dalam menyediakan biaya pendidikan.

2. Sasaran

a. Masyarakat kurang mampu yang berada di Provinsi Aceh;

b. Mahasiwa/pelajar Aceh yang tertunggak biaya pendidikan;

c. Pasien/keluarga pasien penderita sakit kronis yang menjalani pengobatan/rawat inap di Rumah Sakit;

d. Penyandang disabilitas/tuna netra dan lainnya;

e. Pasien penderita bibir sumbing/katarak/dan lainnya;

f. Pemulasaraan jenazah di rumah sakit.

3. Hasil yang Diharapkan

a. Terbantunya masyarakat kurang mampu;

b. Berkurangnya beban biaya hidup mustahik;

c. Terbantunya mahasiswa/pelajar Aceh sehingga dapat melanjutkan pendidikan.

4. Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang tahun mulai dari Januari sampai dengan Desember 2022.

5. Kriteria Mustahik dan Kelengkapan Administrasi

a. Bantuan Biaya Hidup

1) Berasal dari keluarga miskin yang penghasilan per bulan dibawah 1/3 (satu per tiga) nishab zakat atau setara Rp2.300.000 (dua juta tiga ratus ribu rupiah);

2) Taat beribadah kepada Allah SWT;

3) Berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar;

4) Mempunyai kebutuhan mendesak;

5) Diprioritaskan bagi penyandang disabilitas dan masyarakat dengan kondisi khusus lainnya;

6) Tidak sedang menerima bantuan berkelanjutan dari pihak lain yang nilainya di atas Rp300.000 (tiga ratus tibu rupiah) per

bulan;

7) Penerima bantuan dibatasi maksimal 1 (satu) orang per KK;

8) Melengkapi syarat administrasi sebagai berikut:

     - Fotokopi KTP/identitas resmi lainnya;

     - Fotokopi Kartu Keluarga;

     - Fotokopi buku rekening bank mustahik/Amil pendamping yang aktif ;

     - Surat Keterangan Kurang Mampu dari Keuchik;

     - Dalam kasus tertentu, jika Surat Keterangan Kurang Mampu tidak dapat diperoleh, mustahik dapat menyerahkan surat keterangan lain dari instansi/lembaga terkait.


b. Bantuan untuk Orang Sakit/Penjaga Orang Sakit

1) Berasal dari keluarga miskin yang penghasilan per bulan dibawah 1/3 (satu per tiga) nishab zakat atau setara Rp2.300.000 (dua juta tiga ratus ribu rupiah);

2) Taat beribadah kepada Allah SWT;

3) Berdomisili di Provinsi Aceh;

4) Pasien/keluarga pasien yang menjalani rawat inap/tindakan medis di rumah sakit;

5) Tidak sedang mendapat bantuan yang sama dari BMK setempat;

6) Penerima bantuan dibatasi maksimal 1 (satu) orang per KK;

7) Bantuan per mustahik dapat diberikan maksimal 2 (dua) kali per tahun dengan mempertimbangkan nominal bantuan yang

diterima sebelumnya dan jenis penyakit yang diderita;

8) Melengkapi syarat administrasi sebagai berikut:

     - Fotokopi KTP/identitas resmi lainnya;

     - Fotokopi Kartu Keluarga;

     - Rekam medis terbaru (Surat Keterangan dari Rumah Sakit) atau surat keterangan berobat lainnya;

     - Fotokopi buku rekening bank mustahik/Amil pendamping yang aktif;

     - Surat Rekomendasi dari BMK (bagi pasien yang rawat inap di luar Banda Aceh dan Aceh Besar).


c. Pemulasaraan Jenazah

1) Jenazah berasal dari keluarga miskin yang penghasilan per bulan dibawah 1/3 (satu per tiga) nishab zakat atau setara Rp2.300.000 (dua juta tiga ratus ribu rupiah);

2) Berdomisili di Provinsi Aceh;

3) Jenazah yang tidak diketahui identitas/jenazah belum sempat mendapat perawatan medis/jenazah korban kekerasan/perantau yang meninggal di Banda Aceh dan Aceh Besar yang tidak memiliki biaya untuk pemakamannya;

4) Surat Keterangan/surat lain dari Rumah Sakit tentang pemulasaraan jenazah;

5) Memenuhi kelengkapan administrasi berupa Surat Keterangan Kematian.


d. Bantuan Biaya Tunggakan Pendidikan

1) Mustahik berasal dari keluarga miskin yang penghasilan per bulan dibawah 1/3 (satu per tiga) nishab zakat atau setara

Rp2.300.000 (dua juta tiga ratus ribu rupiah);

2) Taat beribadah kepada Allah SWT;

3) Berdomisili di Provinsi Aceh;

4) Orang tua/wali kehilangan sumber penghasilan utama;

5) Tidak sedang menerima bantuan dari pihak lain;

6) Penerima bantuan dibatasi maksimal 1 (satu) orang per KK;

7) Melengkapi syarat administrasi sebagai berikut:

    - Fotokopi KTP/identitas resmi lainnya;

    - Fotokopi Kartu Keluarga;

    - Surat Keterangan Kurang Mampu dari Keuchik;

    - Surat Keterangan Aktif Sekolah/Surat Keterangan Aktif Kuliah;

    - Rincian tagihan dari sekolah/kampus yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;

    - Fotokopi buku rekening Bank yang aktif.


6. Pendataan, Verifikasi dan Validasi

a. Tim Pelaksana Kegiatan melaksanakan pendataan dan verifikasi mustahik calon penerima bantuan;

b. Pendataan dapat dilaksanakan dengan cara:

1) Pendataan langsung, yaitu masyarakat miskin mengajukan permohonan secara mandiri kepada BMA atau usulan dari lembaga/instansi terkait;

2) Data yang diperoleh Amil BMA ketika turun ke lapangan;

3) Data yang diperoleh dari informasi media sosial, media cetak dan media elektronik.

c. Tim Pelaksana Kegiatan melakukan verifikasi administrasi, validasi data mustahik, wawancara dengan mustahik dan kunjungan langsung jika diperlukan;

d. Tim Pelaksana Kegiatan melaporkan hasil wawancara kepada Kepala Bagian Pemberdayaan untuk dijadikan dasar rekomendasi penetapan jumlah bantuan;

e. Tim pelaksana kegiatan mempersiapkan dan menyerahkan Daftar Hasil Verifikasi/Validasi (DHV) kepada Kepala Sekretariat BMA melalui Bagian Pemberdayaan.